Infonesia, tahukah kamu tentang Stasiun Poncol Semarang? kali ini Tukang Info akan mengulas Nice Transportasi di Semarang tersebut.

Secara umum, Stasiun Semarang Poncol diresmikan penggunaannya pada tanggal 6 Agustus 1914. Dibangun oleh Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) dan SCS menjadikan stasiun ini yang terbesar miliknya.

Menurut catatan arsip sejarah, SCS memulai membangun jaringan rel kereta api yaitu sepanjang 230 kilometer yang menghubungkan Semarang dengan Cheribon, melalui Pekalongan dan Tegal. Jalur itu disebut juga ‘jalur gula’ (Suikerlijn) karena pembangunannya semula untuk melayani tidak kurang dari 27 pabrik gula yang berada di pantai utara Jawa Tengah bagian barat.

Karena letaknya yang berada di pinggir barat kota Semarang, Stasiun Semarang Poncol kerap disebut Semarang–West. Pada awal pertama kali dibangun, bagian tengah bangunan itu adalah pintu masuk utama yang dihiasi dengan ubin berwarna hitam dan abu-abu. Pada panel di kiri dan kanan bangun terdapat tulisan SCS dan angka tahun 1914 terbuat dari ubin hitam dan keemasan. Sebuah jam berada di puncak bangunan.

Dari keterangan beberapa arsip peninggalan Belanda lainnya disebutkan, Stasiun Semarang Poncol (Semarang-West) dibangun untuk menggantikan stasiun lama milik SCS yaitu Stasiun Trem Pendrian. Stasiun Trem Pendrian telah ada sejak 1897 dan dibangun bersamaan dengan proyek pembangunan jalur Semarang-Cheribon. Jalur ini awalnya hanyalah jalur rel ringan (trem) yang dibangun di sisi jalan raya. Karena konstruksi yang ringan, kecepatan maksimum kereta api hanya 35 km/jam. Namun pada perkembangannya antara tahun 1912-1921 jalur ini ditingkatkan sehingga kereta api yang lebih cepat dan berat bisa melintasinya. Sejak itu jalur ini menjadi bagian yang penting hubungan rel antara Jakarta (Batavia), Semarang dan Surabaya.

Operasional Stasiun Pendrikan berfungsi hanya sampai tahun 1914. Hal itu disebabkan karena stasiun SCS yang baru di Poncol (Semarang Poncol/Semarang West) selesai dibangun dan mulai beroperasi. Namun meski digunakan cukup lama, stasiun Pendrikan sebenarnya tidak layak disebut sebagai stasiun dan lebih tepat disebut sebagai halte. Memang stasiun ini sejak semula tidak dirancang sebagai tempat naik dan turun penumpang. Para penumpang SCS mengawali dan mengakhiri perjalanan mereka di stasiun Jurnatan milik Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS).

Meski berada pada ujung jalur Semarang-Cheribon, stasiun Semarang West berbentuk stasiun paralel. Sejak semula memang direncanakan stasiun ini akan dihubungkan dengan stasiun yang baru di Tawang sebagai stasiun utama Semarang. Tapi baru pada 1940, setelah pecah Perang Dunia II, atas desakan pihak militer, rencana itu betul-betul menjadi kenyataan. Pihak militer melihat bahwa tidak adanya hubungan antara Semerang-West dan Tawang merupakan titik lemah dalam pertahanan pantai utara Jawa yang ketika itu terancam serbuan Jepang.

Saat ini stasiun Semarang – West ini dinamakan stasiun Semarang Poncol yang merupakan stasiun pemberangkatan dan kedatangan untuk KA kelas ekonomi baik kereta api lokal dan jarak jauh.

Jam Buka

Senin

24 JAM

Selasa

24 JAM

Rabu

24 JAM

Kamis

24 JAM

Jumat

24 JAM

Sabtu

24 JAM

Minggu

24 JAM

Alamat

Our Address:

Jl. Imam Bonjol No.115 Semarang

GPS:

-6.9729759036988, 110.41476595376

Surel:

-

PETA GPS

Tinggalkan Ulasan

Price
Location
Staff
Services
Food
Publishing ...
Penilaian Anda berhasil dikirim
Mohon isi semua bidang
Captcha check failed