Sumpah Pemuda: Bersatu untuk Indonesia

Sumpah Pemuda: Bersatu untuk Indonesia
Sumpah Pemuda: Bersatu untuk Indonesia

Sumpah Pemuda: Bersatu untuk Indonesia

Negara adalah organisasi yang berada pada wilayah tertentu yang diorganisir oleh pemerintah negara dan memiliki kedaulatan. Ia juga memiliki sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di dalamnya. Sebelum merdeka, bangsa ini diduduki oleh Belanda selama 3 setengah abad dan Jepang selama 3 setengah tahun. Dalam perjalanan untuk bebas dari penjajah, ada satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia yaitu Sumpah Pemuda.

Yang dimaksud dengan Sumpah Pemuda adalah keputusan kongres yang diselenggarakan pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Keputusan Kongres Pemuda II ini menegaskan cita-cita akan adanya Tanah Air Indonesia, Bangsa Indonesia, dan Bahasa Indonesia.
Para penggerak kemerdekaan sadar bahwa kemerdekaan tidak akan terwujud tanpa ada persatuan dan kesatuan. Sehingga Sumpah Pemuda ini merupakan kristalisasi semangat juang untuk mewujudkan negara kesatuan, dengan menggunakan bahasa pemersatu bangsa yaitu Bahasa Indonesia.
Persatuan dan kesatuan ini juga dituangkan dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika yang berupa rasa nasionalisme atau rasa cinta tanah air.

Pada tahun 2016, populasi warga negara Indonesia yang mencapai kurang lebih 254 juta jiwa, diharapkan pada peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 ini bisa mengkloning semangat perjuangan dan rasa nasionalisme seperti para pejuang terdahulu. Sehingga dapat diimplementasikan dalam mengisi kemerdekaan sebagai tugas penerus generasi bangsa Indonesia. Tiap warga negara bertanggung jawab atas utuhnya negara kesatuan republik Indonesia yang berdaulat adil dan makmur.

Kemajuan suatu bangsa tdk dititkberatkan hanya pada pemuda (putra dan putri Indonesia) yang berjumlah 25% dari jumlah penduduk Indonesia, akan tetapi menjadi kesadaran yg serentak, masiv, sebagai people power penggerak kemajuan pembangunan negara Indonesia. Indonesia hanyalah nama negara. Harum dan tidaknya tergatung pada individu-individu di dalamnya. Peran penting pendidikan menjadi landasan guna menompang kualitas sumber daya manusia yang hidup di negara Indonesia.

Mungkin masa penjajahan sudah berakhir tetapi ketergantungan bangsa Indonesia terhadap barang impor masih besar. Ini menjadi tugas bersama yang harus diatasi dari berbagai kalangan, baik para pelaku pemerintahan ataupun mahasiswa bahkan semua penduduk Indonesia tanpa terkecuali. Kepentingan dalam arti cita-cita bangsa harus diorganisir dengan baik pada tiap bagian pemerintahan yang menjadi cita-cita bersama. Perbedaan jangan sampai memberikan dampak perpecahan yang menghambat kemajuan bangsa.

Ini negara Bung!!! Bukan untuk main-main. Mendirikannya sudah mengorbankan jiwa dan raga. Kepentingan negara menjadi kepentingan kita, bukan kepentingan kita menjadi kepentingan negara.
“Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa.. Indonesia”.

Salam Tukang Info

Tentang InfoAdmin

Tukang Info, Indonesia First Map Directory